Tidak banyak yang tahu bahwa hyssop adalah rempah-rempah yang lezat dan bermanfaat, yang
digunakan dalam pengobatan
. Hyssop sering dibudidayakan sebagai tanaman penghasil madu dan sebagai pembatas tumbuh cepat di sepanjang jalur di taman. Berkat komposisi kimianya yang unik, hyssop memiliki sifat penyembuhan yang nyata dan manfaat bagi kekebalan tubuh.

Komposisi Kimia Hyssop:
- Isopinocamphone - menyumbang hingga 57% dari komposisi minyak esensial hyssop, zat dengan aroma pohon cemara dan nuansa kayu. Pengharum alami.
- Carvacrol - fenol, antibiotik alami (menghancurkan membran staphylococcus aureus dan cacing parasit). Baru-baru ini, dimulai produksi sabun, deterjen, perban medis, dan semprotan dengan carvacrol.
- Hesperidin - angioprotektor yang memiliki efek venotonik, meningkatkan sirkulasi darah mikro dan aliran getah bening.
- Diosmin - bioflavonoid yang mengurangi stasis vena, mengurangi elastisitas vena.
- Asam askorbat.
- Glikosida - glukosa dari tumbuhan.
- Asam ursolat - membantu mengatasi atrofi otot, mengurangi kadar lemak dalam jaringan, glukosa darah, kolesterol, dan trigliserida; memiliki sifat antiinflamasi, antitumor, dan antimikroba. Mencegah kanker kulit dan pembentukan tumor. Digunakan dalam produk kosmetik sebagai bahan antiinflamasi dan antimikroba. Digunakan dalam terapi dan pencegahan melanoma di beberapa negara. Merangsang pertumbuhan rambut melalui aktivasi folikel rambut, melindungi dari ketombe.
Minyak esensial hyssop adalah agen antibakteri yang sangat baik, mengurangi keringat berlebih. Jus dari daun segar digunakan sebagai deodoran. Memudahkan pernapasan pada asma bronkial. Mengurangi mabuk - infus hyssop memulihkan kondisi tubuh lebih baik daripada kopi. Teh hyssop meningkatkan vitalitas dan kekebalan tubuh.
Semak hyssop dapat ditanam di dalam pot di ambang jendela. Gunakan sedikit saja dalam masakan, sehingga satu semak abadi sudah cukup untuk menghadirkan keindahan bunga dekoratif dan tambahan bumbu pada makanan.



